PAMBURU MASA

Welcome and thank's. Bersama saya kita menembus dunia kegelapan untuk menuju ke dunia terang yang bersih.

Selasa, 17 Mei 2011

ALGOJO PARA LINTAH DARAT

DEBTCOLLECTOR.
Persoalan hukum keberadaan Debt Collector (Penagih/Depkolektor) sejak dulu hingga sekarang masih belum jelas. Pasalnya adalah Depkolektor tidak diperlukan jika hukum berjalan dengan baik dan adil, tapi ada juga yang cenderung memanfaatkan jasa Depkolektor karena memang tak mau memanfaatkan lembaga hukum yang sah, yaitu para Lintah Darat.
Seorang Depkolektor memang harus berbadan kekar, tegap, bertampang bengis dan sanggup berlaku keji kepada pihak atau seseorang yang punya sangkutan hutang. Dan Depkolektor seperti inilah yang dibutuhkan oleh pihak pencari jasa Depkolektor tersebut. Tujuannya adalah sebagai alat penagih yang kejam dan tidak berperikemanusiaan, selain tu sebagai alat gertak shock terapi kepada pihak yang berhutang.
Pada kasus kekejaman Depkolektor yang sebenarnya sudah melanggar nilai-nilai kemanusia di Indonesia sudah berlangsung lama hingga sampai saat ini. Korban dari kekejaman Depkolektor tidak sedikit, bahkan kasus kekejaman Depkolektor sudah ada yang dilimpahkan di pengadilan, namun kenyataannya selalu dimenangkan oleh pihak Depkolektor, pasalnya uang yang berkuasa.


Selain itu korban kekejaman Depkolektor tidak pernah berani melaporkan perbuatan kejam Depkoletor kepada pihak berwajib (Polisi), karena pihak korban akan berpikir dua kali lipat akan datangnya kembali ancaman yang lebih kejam dari Depkolektor itu sendiri kepada korban, termasuk ancaman sering pula diarahkan kepada keluarga si korban.
Biasanya jasa Depkolektor berdiri secara perorangan, atau kelompok dan berorganisasi. Jasa Depkolektor di Indonesia juga sudah sebagian banyak memiliki izin usaha Jasa Depkolektor secara administratif dan berbadan hukum. Herannya kenapa perizinan itu bisa mudah didapatkan ?. Padahal banyak orang tahu bahwa jasa Depkolektor itu adalah jenis pekerjaan jasa yang lebih cenderung dengan pengarahan fisik dan kekerasan. Korbar-korban kekejaman Depkolektor tidak hanya menderita harta benda, cedera fisik, tetapi banyak juga korban kekejaman Depkolektor ada yang sampai meninggal dunia dan diperlakukan secara tidak manusiawi.
Depkolektor itu sendiri ternyata banyak disukai oleh para pengusaha dan perusahaan yang bergerak di bidang jasa perbankan, jasa perkreditan automotif, elektronika, perumahan, dan jasa-jasa perkreditan lainnya. Bukan itu saja, jasa Depkolektor juga sering dibutuhkan oleh seseorang yang memiliki masalah dengan pihak lain pada persoalan hutang piutang uang atau barang.
Pekerjaan jasa Depkolektor ternyata sebuah pekerjaan yang mempunyai peluang besar bergerak dibidangnya. Karena pekerjaan jenis ini masih jarang diminati banyak orang, dan persaingannya masih sangat sedikit. Pekerjaan jasa Depkolektor tidak perlu berijasah, hanya cukup bermodal keberanian, mental, berpenampilan garang, berbadan kekar, dan memiliki keahlian beladiri. Depkolektor bisa dilakukan secara perorangan, organisasi, atau berbadan hukum lainnya yaitu berbentuk  Yayasan, CV, maupun PT .
Memang benar penghasil jenis pekerjaan jasa Depkolektor sangat menggiurkan. Pada biasanya dalam perjanjian kerjasama  antara pihak pengguna jasa Depkolektor dengan pihak jasa Depkolektor itu sendiri ada transaksi bagi hasil, yaitu apabila pihak jasa Depkolektor berhasil melakukan penekanan kepada pihak penghutang dan bisa terjadi pembayaran hutang secara langsung ke pihak jasa Depkolektor, maka jasa Depkolektor tersebut akan mendapatkan pembagian hasil sebesar 30 sampai dengan 50 persen dari jumlah tagihan yang berhasil ditagihnya.
Namun bagaimana sepak terjang DebtCollector ini dilapangan? Beberapa faktanya:

Medan, OR
Akibat keterlambatan pembayaran cicilan sepeda motor milik Zulkipli (profesi wartawan) Dep.Kolektor PT.Adira finance yang beralamat di jalan bambu medan, ancam dan hina wartawan (rabu, 27/02) pukul 16.00 Wib melalui telepon seluler No Hp: 081263400700 yang disebut-sebut Zul Tarigan.

Saya sangat kecewa dengan dep kolektor Bank Danamon yang sampai menelepon ke kantor tempat saya kerja dengan mengancam dan memaki maki seorang operator telepon yang tidak tahu apa apa. Apakah pantas padahal sudah dibilang yang bersangkutan lagi keluar kota dan tidak ada di tempat. Lala
Palembang
lala@yahoo.com
0711-352456

CANDI )kabarsidoarjo.com)- Layaknya preman jalanan, kawanan Depkolektor BAF Jalan Diponegoro No 83, menghentikan dan diduga telah melakukan pemukulan terhadap nasabahnya yang telat membayar di pertigaan lampu merah Jalan raya Candi.
Dua diantara lima orang yang diduga kuat melakukan tindakan itu, di amankan di Mapolsek Candi.

(Pamburumasa dari Kompasiana )



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar